web stats
1:37 pm - Wednesday May 19, 9109

DIAGNOSIS Dan PENATALAKSANAAN MALARIA

Wednesday, 10 March 2010, 9:08 | Ilmu Penyakit Dalam | 0 Comment | Read 251 Times
by admin

Author : Liza Novita Hussein. Fakultas Kedokteran Universitas Riau. 2009

-

PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Penyakit malaria sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan dengan morbiditas dan mortalitas yang cukup tinggi. Malaria dapat ditemui hampir di seluruh dunia, terutama Negara-negara beriklim tropis dan subtropics. Setiap tahunnya ditemukan 300-500 juta kasus malaria yang mengakibatkan 1,5-2,7 juta kematian terutama di negara-negara benua Afrika.(1,2,3)

Upaya penanggulangan di Indonesia telah sejak lama dilaksanakan, namun daerah endemis malaria bertambah luas, bahkan menimbulkan kejadian luar biasa (KLB).

Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga  (SKRT) tahun 2001, terdapat 15 juta kasus malaria dengan 38.000 kematian setiap tahunnya. Dari 295 kabupaten/kota yang ada di Indonesia, 167 kabupaten/kota merupakan wilayah endemis malaria.(3)

Beberapa upaya dilakukan untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat malaria, yaitu melalui program pemberantasan malaria yang kegiatannya antara lain meliputi diagnosis dini, pengobatan cepat dan tepat, surveilans dan pengendalian vector yang kesemuanya ditujukan untuk memutuskan rantai penularan malaria.(3)

-

TINJAUAN PUSTAKA

DEFINISI

Malaria merupakan suatu penyakit akut maupun kronik, yang disebabkan oleh protozoa genus Plasmodium dengan manifestasi klinis berupa demam, anemia dan pembesaran limpa. Sedangkan meurut ahli lain malaria merupakan suatu penyakit infeksi akut maupun kronik yang disebakan oleh infeksi Plasmodium yang menyerang eritrosit dan ditandai dengan ditemukannya bentuk aseksual dalam darah, dengan gejala demam, menggigil, anemia, dan pembesaran limpa.(4)

EPIDEMIOLOGI

Perbedaan prevalensi menurut umur dan jenis kelamin lebih berkaitan dengan perbedaan derajat kekebalan tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa perempuan mempunyai respon imun yang lebih kuat dibandingkan dengan laki-laki, namun kehamilan dapat maningkatkan resiko malaria. Ada beberapa faktor yang turut mempengaruhi seseorang terinfeksi malaria adalah (5,6):

  1. Ras atau suku bangsa :P ada penduduk benua Afrika prevalensi Hemoglobin S (HbS) cukup tinggi sehingga lebih tahan terhadap infeksi P. falciparum karena HbS dapat menghambat perkembangbiakan P. falciparum.
  2. Kekurangan enzim tertentu : Kekurangan terhadap enzim Glukosa 6 Phosphat Dehidrogenase (G6PD) memberikan perlindungan terhadap infeksi P. falciparum yang berat. Defisiensi terhadap enzim ini merupakan penyakit genetik dengan manifestasi utama pada wanita.
  3. Kekebalan pada malaria terjadi apabila tubuh mampu mengancurkan Plasmodium yang masuk atau mampu menghalangi perkembangannya….Baca selengkapnya (Read more…)

Marwah chu Aq t plg suka belajar dari kesalahan org lain Q suka Sharing dgn teman2 q.

Percobaan kolom 1 kolom 2 kolom 3 kolom 4 kolom 5 baris 2 aaa bbb ccc ddd eee baris 1 aaa bbb ccc ddd eee.

Musim hujan telah tiba masyarakat diminta waspada terhadap Demam Berdarah Dengue Untuk mengindari penyakit yang belum ada obat maupun vaksinnya ini masyarakat .

Diagnostik Mikroskopis Malaria Pewarnaan Giemsa dan Acridine Orange AO oleh Drh Suhintam Pusarawati M Kes dr Indah S Tantular M Kes PhD editor Prof Dr .

Kami mengundang partisipasi Anda untuk mengisi blog ini baik mahasiswa kedokteran sejawat dokter pasien dan lainlainnaya Tulisan tentu saja yang berhubungan .

Definisi Difteria merupakan penyakit infeksi akut yang sangat menular disebabkan oleh Corynebacterium diphtheriae dengan ditandai pembentukan pseudomembran.

Bahan pelatihan dan pendampingan penyusunan renja skpd kesehatan bahan pelatihan dan pendampingan penyusunan renja skpd kesehatan n pelatihan dan pendampingan .

Dalam diagnosis dan tata laksana pasien dengan kelainan hemostasistrombotik evaluasi laboratorium merupakan suatu bagian penting Fisiologi hemostasis merupakan .

Kehidupan bermasyarakat tidak lepas dari masalah kesehatan Kesehatan masyarakat merupakan upaya untuk mencegah penyakit memperpanjang hidup dan meningkatkan kesehatan.

Penyakit Gejala Penularan dan Proses pengobatannya seperti penyakit TBC Hepatitis HIV Aids Pneumonia Cacar Herpes Kolera Cholera Meningitis kanker .


Tagged with: , , , , , , , ,