Authors : Yayan Akhyar Israr, S.Ked, Christopher A.P, S. Ked, Riri Julianti, S.Ked, Ruth Tambunan, S. Ked, Ayu Hasriani, S. Ked. Fakultas Kedokteran Universitas Riau. 2009.
-
—–Gizi buruk (severe malnutrition) adalah suatu istilah teknis yang umumnya dipakai oleh kalangan gizi, kesehatan dan kedokteran. Gizi buruk adalah bentuk terparah dari proses terjadinya kekurangan gizi menahun. Menurut Departemen Kesehatan (2004), pada tahun 2003 terdapat sekitar 27,5% (5 juta balita kurang gizi), 3,5 juta anak (19,2%) dalam tingkat gizi kurang, dan 1,5 juta anak gizi buruk (8,3%). WHO (1999) mengelompokkan wilayah berdasarkan prevalensi gizi kurang ke dalam 4 kelompok yaitu: rendah (di bawah 10%), sedang (10-19%), tinggi (20-29%), sangat tinggi (30%).1
—–Gizi buruk masih merupakan masalah di Indonesia, walaupun Pemerintah Indonesia telah berupaya untuk menanggulanginya. Data Dusenas menunjukkan bahwa jumlah BALITA yang BB/U < -3 SD Z-score WHO-NCHS sejak tahun 1989 meningkatkan dari 6,3 % menjadi 7,2 % tahun 1992 dan mencapai puncaknya 11,6% pada tahun 1995. Upaya Pemerintah antara lain melalui pemberian makanan tambahan dalam jaringan pengaman sosial (JPS) dan peningkatan pelayanan gizi melalui pelatihan-pelatihan tatalaksana gizi buruk kepada tenaga kesehatan, berhasil menurunkan angka gizi buruk menjadi 10,1% pada tahun 1998, 8,1% pada tahun 1999, dan 6,3% tahun 2001. Namun pada tahun 2002 terjadi peningkatan kembali 7% dan pada tahun 2003 menjadi 8,15%.2,3
—–Menurut Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Laporan Survei Departemen Kesehatan-Unicef tahun 2005, dari 343 kabupaten/kota di Indonesia penderita gizi buruk sebanyak 169 kabupaten/kota tergolong prevalensi sangat tinggi dan 257 kabupaten/kota lainnya prevalensi tinggi. Dari data Depkes juga terungkap masalah gizi di Indonesia ternyata lebih serius dari yang kita bayangkan selama ini. Gizi buruk atau anemia gizi tidak hanya diderita anak balita, tetapi semua kelompok umur. Perempuan adalah yang paling rentan, disamping anak-anak. Sekitar 4 juta ibu hamil, setengahnya mengalami anemia gizi dan satu juta lainnya kekurangan energi kronis (KEK). Dalam kondisi itu, rata-rata setiap tahun lahir 350.000 bayi lahir dengan kekurangan berat badan (berat badan rendah).4….Baca selengkapnya (Read more...)
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 21 Gizi Buruk Gizi buruk merupakan status kondisi seseorang yang kekurangan nutrisi atau nutrisinya di bawah standar ratarata.
Percobaan kolom 1 kolom 2 kolom 3 kolom 4 kolom 5 baris 2 aaa bbb ccc ddd eee baris 1 aaa bbb ccc ddd eee.
Artikel november 2007 vol4 no2 pengaruh penyuluhan dengan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan sikap dan perilaku ibu balita gizi kurang dan .
Multiply is a vibrant Social Shopping destination that feels like a visit with friends to the Shopping mall but faster and more convenient The Multiply Marketplace .
The Tree of Life The scientific name for coconut is Cocos nucifera Early Spanish explorers called it coco which means monkey face because the three .
Topik butuh info vitamin penambah berat badan Replies 5 Views 12914 Last Post 7312007 75000 PM dear mam semuanya.
LATIHAN 1 Bersamasama dalam kelas bacalah teks di bawah ini dengan cermat Tentukanlah unsurunsur yang menandai teks ini sebagai sebuah karya ilmiah.
Archive Page 2 Part VI Economy Trade and Business Archive.
Tagged with: busung lapar, gizi, Gizi buruk, Kedokteran, Kesehatan anak, Kwashiorkor, malnutrisi, marasmus, Referat, referat kedokteran
