Editor : Yayan Akhyar Israr, S.Ked. Fakultas Kedokteran Universitas Riau. RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. 2008.
-
—Anemia defisiensi besi (ADB) adalah anemia yang timbul akibat kosongnya cadangan besi tubuh (depleted iron store) sehingga penyediaan besi untuk eritropoesis berkurang, yang pada akhirnya pembentukan hemoglobin (Hb) berkurang.1
—Gambaran diagnosis etiologis dapat ditegakkan dari petunjuk patofisiologi, patogenesis, gejala klinis, pemeriksaan laboratorium, diagnosis banding, penatalaksanaan dan terapi. Beberapa zat gizi diperlukan dalam pembentukan sel darah merah. Yang paling penting adalah zat besi, vitamin B12 dan asam folat, tetapi tubuh juga memerlukan sejumlah kecil vitamin C, riboflavin dan tembaga serta keseimbangan hormone, terutama eritroprotein. Tanpa zat gizi dan hormone tersebut, pembentukan sel darah merah akan berjalan lambat dan tidak mencukupi, dan selnya bisa memiliki kelainan bentuk dan tidak mampu mengangkut oksigen sebagaimana mestinya. 1,2
—
PATOFISIOLOGI
—Zat besi (Fe) diperlukan untuk pembuatan heme dan hemoglobin (Hb).Kekurangan Fe mengakibatkan kekurangan Hb.Walaupun pembuatan eritrosit juga menurun, tiap eritrosit mengandung Hb lebih sedikit daripada biasa sehingga timbul anemia hipokromik mikrositik.3
—
ETIOLOGI
—Anemia defisiensi besi dapat disebabkan oleh rendahnya masukan besi, gangguan absorpsi, serta kehilangan besi akibat perdarahan menahun.
1. Kehilangan besi sebagai akibat perdarahan menahun, yang dapat berasal dari :
- Saluran Cerna : akibat dari tukak peptik, kanker lambung, kanker kolon, divertikulosis, hemoroid, dan infeksi cacing tambang.
- Saluran genitalia wanita : menorrhagia, atau metrorhagia
- Saluran kemih : hematuria
- Saluran napas : hemoptoe.
2. Faktor nutrisi : akibat kurangnya jumlah besi total dalam makanan, atau kualitas besi (bioavaibilitas) besi –yang tidak baik (makanan banyak serat, rendah vitamin C, dan rendah daging).
3. Kebutuhan besi meningkat : seperti pada prematuritas, anak dalam masa pertumbuhan dan kehamilan.
4. Gangguan absorpsi besi : gastrektomi, tropical sprue atau kolitis kronik…Baca selengkapnya (Read more…)
Anemia Defisiensi Besi ADB adalah anemia yang timbul akibat kosongnya cadangan besi tubuh depleted iron store sehingga penyediaan besi untuk eritropoesis .
Anemia merupakan keadaan dimana hemoglobin di bawah normal Nilai hemoglobin berubah sesuai dengan umur anak sehingga penting sekali untuk melihat nilai hemoglobin .
ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI PADA IBU HAMIL DI INDONESIA EVIDENCE BASED Ridwan Amiruddin Ermawati Syam RusnahSepti TolandaIrma Damayanti BAB I PENDAHULUAN A .
PENGERTIAN Anemia adalah pengurangan jumlah sel darah merah kuantitas hemoglobin dan volume pada sel darah merah Hematokrit per 100 ml darah Anemia dapat.
Percobaan kolom 1 kolom 2 kolom 3 kolom 4 kolom 5 baris 2 aaa bbb ccc ddd eee baris 1 aaa bbb ccc ddd eee.
Definisi Hiperbilirubinemia merupakan suatu keadaan dimana kadar bilirubin serum total yang lebih dari 10 mg pada minggu pertama yang ditandai dengan ikterus pada .
BAB 1 PENDAHULUAN 11 Latar Belakang Anemia dalam kehamilan adalah suatu kondisi ibu dengan kadar nilai hemoglobin di bawah 11 gr pada trimester satu dan tiga .
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 21 Pengertian Hemoglobin Hb Hemoglobin adalah metalprotein pengangkut oksigen yang mengandung besi dalam sel merah dalam darah mamalia dan .
Jawaban Terbaik Kurang darah atau anemia adalah penyakit yang disebabkan oleh kekurangan zat besi di dalam darah sehingga produksi darah merah tidak bisa .
Berputar di Lingkaran Kedokteran Blogging Musik Pikiran Perasaan and Seni.
