Authors : Yayan Akhyar Israr, S.Ked. Agusnarizal, S.Ked. Fakultas Kedokteran Universitas Riau. 2008.
TINJAUAN PUSTAKA
DEFENISI
Buang air besar encer lebih dari 3 kali per hari selama kurang dari 7 hari yang disebabkan oleh inflamasi pada lapisan membran gastrointestinal disebabkan oleh infeksi rotavirus (5).
EPIDEMIOLOGI
Baik di negara berkembang maupun negara maju, rotavirus sebagai penyebab 1/3 kasus rawat inap diare pada bayi dan anak-anak dibawah usia 5 tahun. Di daerah iklim sedang, diare yang disebabkan oleh rotavirus mencapai puncak selama musim dingin, sedangkan di daerah tropis kasus ditemukan sepanjang tahun (6).
Di Jakarta dan Surabaya sekitar 21-42 persen balita meninggal akibat diare dari rotavirus. Persentase yang lebih tinggi ditemui di tingkat Asia. Rata-rata dengan angka di atas 50 persen. Di Korea bahkan kasus diare akibat rotavirus 73 persen. Untuk tingkat dunia, 440 ribu kematian anak setiap tahun meninggal akibat rotavirus. Di Indonesia kematian anak mencapai 240.000 orang per tahun. Kematian anak karena diare 50.400 orang. Dari jumlah itu 10.088 anak di antaranya akibat rotavirus. ‘Rotavirus menyebabkan diare berat. Jadi jika pasien tidak dirawat di sarana kesehatan yang memadai, kemungkinan besar ia meninggal (4).
Hasil penelitian yang dilakukan Eko Raharjo dkk di RS Karantina Jakarta pada tahun 1989 melaporkan bahwa balita dan anak-anak dibawah umur lima tahun cenderung terinfeksi rotavirus, selain itu juga dilaporkan bahwa infeksi roita virus lebih sering terjadi pada musim kemarau (4).
ETIOLOGI
Rotavirus adalah virus dengan ukuran 100 nanometer yang berbentuk roda yang termasuk dalam family Reoviridae. Virus ini terdiri dari grup A, B, C, D, E dan F. grup A sering menyerang bayi dan grup B jarang menyerang bayi. Terdapat empat serotipe major dan paling sedikit 10 serotipe minor dari rotavirus grup A pada manusia. Pembagian serotipe ini didasarkan pada perbedaan antigen pada protein virus 7 (VP7). Virus ini terdiri dari tiga lapisan yaitu kapsid luar, kapsid dalam dan inti. Rota virus terdiri dari 11 segmen, setiap segmen mengandung RNA rantai ganda, yang mana setiap kode untuk enam protein struktur ( VP1, VP2, VP3, VP4, VP6, VP7 ) dan lima protein nonstruktur (NSP1, NSP2, NSP3, NSP4, NSP 5). Dua struktur protein yaitu VP7 yang terdiri dari protein G dan glikoprotein dan VP4 yang terdiri dari protein P dan protease pembelahan protein, merupakan protein yang melapisi bagian luar dari virus dan merupakan pertimbangan yang penting untuk membuat vaksin dari rotavirus. Protein pembuat kapsid bagian dalam paling banyak adalah VP6, dan sangat mudah ditemukan dalam pemeriksaan antigen, sedangkan protein nonstruktur kapsid bagian dalam adalah NSP4 yang merupakan sebagai faktor virulensi dari rotavirus, meskipun protein lain juga terlibat dalam mempengaruhi virulensi dari rotavirus (1,5,9).
PATOGENESIS
Rotavirus menyerang dan memasuki sel enterosit yang matang pada ujung vili usus kecil. Virus ini menyebabkan perubahan pada struktur dari mukosa usus kecil, berupa pemendekan villi dan terdapatnya infiltrat sel-sel radang mononuklear pada lamina propria. Kelainan morfologis ini dapat minimal, dan hasil penelitian baru menunjukan bahwa infeksi rotavirus tanpa kerusakan sel epitel dari usus halus. Rotavirus menempel dan masuk dalam sel epitel tanpa kematian sel yang dapat menimbulkan diare. Sel epitel yang dimasuki oleh virus mensintesis dan mensekresi sitokin dan kemokin, yang mana langsung menimbulkan respon imun dari penderita dalam bentuk perubahan morfologi dan fungsi sel epitel. Peneletian baru juga mengatakan diare terjadi pada infeksi rotavirus karena adanya protein nonstruktural dari virus yang mirip dengan enterotoksin yang menyebabkan sekresi aktif dari klorida melalui peningkatan kosentrasi kalsium intra sel (7).….Baca selengkapnya (Read more…)
Baca selengkapnya (Read more…)
Percobaan kolom 1 kolom 2 kolom 3 kolom 4 kolom 5 baris 2 aaa bbb ccc ddd eee baris 1 aaa bbb ccc ddd eee.
BNI No Rek 0029758440 an I Gede T Susanta MANDIRI No Rek 106 00 0402559 2 an I Gede T Susanta.
Sekilas apdet dikarenakan beberapa kesibukan mohon maaf untuk pengunjung blog ini dan mengajukan beberapa pertanyaan dengan sangat menyesal saya belum bisa menjawab .
Asuhan keperawatan pada klien dengan diare pengertian dan penatalaksanaan keperawatan disertai dengan patofisiologi pathways.
Solusi tepat dan aman sembuhkan penyakit jantung bocor bawaan dengan obat herbal jantung bocor bawaanjus manggis XAMthone plus Penyakit Herbal Jantung Bocor Bawaan .
Tongkat Aesculapius simbol umum yang melambangkan kedokteran Kedokteran Inggris medicine adalah suatu ilmu dan seni yang mempelajari tentang penyakit dan .
Cara AMAN Dan MUDAH Sembuhkan luka diabetes melitus dengan xamthone plus yang dipercaya sangatlah ampuh mengobati luka diabetes melitus PROSES TERAPI DENGAN OBAT LUKA .
Marwah chu Aq t plg suka belajar dari kesalahan org lain Q suka Sharing dgn teman2 q.
Blog ini ditujukan untuk berbagi ilmu pengetahuan Semoga ilmu yang dibagikan bisa menjadi amal jariyah di masa mendatang Bila ingin berbagi tulisan silahkan .
28 Gangguan haid Amenorrhea 29 Gangguan pencernaan Dyspepsia 30 Gigitan ular 31 Gizi buruk 32 HIV Human Immunodeficiency virus Virus penyebab AIDS yang .
Tagged with: Anak, Dehidrasi, Diare, Diare Akut, infeksi, Kedokteran, kekurangan cairan, mencret, penanganan dehidrasi, Referat, referat kedokteran, Rotavirus
